Kamis, 24 Mei 2012

Agar Lemak Tak Menumpuk di Tubuh

Berikut 9 cara untuk mengoptimalkan metabolisme agar lemak tidak menumpuk seperti dikutip dari Fitbie, Senin (20/2/2012) antara lain:

1. Makan telur untuk sarapan
 Sebuah studi di Nutrition Research menemukan bahwa orang yang mengkonsumsi telur saat sarapan, memiliki total kalori sehari lebih sedikit.

2. Banyak berdiri
Memperbanyak berdiri dalam aktivitas sehari-hari, seperti berdiri setiap kali membaca atau mengambil panggilan telepon di tempat kerja dapat mengoptimalkan metabolisme. Berdiri 1 1/2 kali lebih banyak membakar kalori daripada duduk.

3. Jangan makan di depan TV
Menurut studi yang dilakukan oleh peneliti dari University of Massachusetts, orang yang makan di depan TV kebanyakan mengambil 300 kalori lebih banyak.

4. Menimbang badan seminggu sekali
Menimbang badan seminggu sekali merupakan upaya mengontrol berat badan. Berdasarkan hasil penelitian yang dimuat dalam American College of Sports Medicine Health & Fitness Journal, para pelaku diet dapat sukses karena menimbang badan seminggu sekali.

5. Mengonsumsi satu buah apel
Sebaiknya saat makan siang, mengonsumsi satu buah apel, tetapi bukan jus apel. Mengunyah pemicu rasa kenyang, sehingga mungkin akan mengkonsumsi kalori hampir 15 persen lebih sedikit. Hal tersebut berdasarkan catatan yang diambil dari journal Appetite.

6. Memperbanyak konsumsi protein dan mengurangi karbohidrat
"Mengkonsumsi 55 gram whey protein sehari selama 23 minggu dapat mengurangi 4 kg berat badan daripada jika mendapatkan kalori dari karbohidrat," kata para ilmuwan USDA.

7. Mengerjakan pekerjaan rumah sendiri
"Orang yang tinggal tanpa pembantu atau sering mengerjakan pekerjaan rumah sendiri, seperti membersihkan rumah, tentunya memiliki aktivitas fisik yang lebih tinggi," kata peneliti dari Indiana University.

8. Tambahkan buncis untuk sup
Aduk setengah cangkir buncis ke dalam panci sup, hal ini merupakan taktik untuk melawan timbunan lemak 6 gram lebih banyak.

9. Minum susu skim
"Dengan meminum 2 1/2 cangkir susu skim saat siang hari setara dengan jus rendah kalori dan dapat menurunkan konsumsi kalori sebesar 8,5 persen," kata peneliti dari Australia.

Jumat, 03 Februari 2012

10 USB Flash Disk Terbaik 2011

Sebagian dari kita mungkin hanya menggunakan flash disk sebagai alat simpan. Pada saat membeli flashdisk sebaiknya mengetahui berapa kecepatan proses transfer data pada  flash disk tersebut. Jadi seandainya jika mau membeli flash disk, sebaiknya melihat daftar  flash disk terbaik.
Dibawah ini adalah list 10 usb flash disk terbaik berdasarkan kecepatan Read and Write.


10 USB Flashdisk Berdasarkan Kecepatan Baca












10 USB Flashdisk Berdasarkan Kecepatan Menulis

Jumat, 03 Juni 2011

3 Tips Fat-loss

Melanjutkan pembahasan kami mengenai 3 tips fat-loss, berikut ini ada 3 tips fat-loss tambahan lagi yang bisa kita lakukan HARI INI JUGA.


1. Urutkan makanan dari sayuran dan protein dulu. Kenyangkan dari sumber tersebut. Kalau sudah, barulah isi dengan karbohidrat kompleks secukupnya seperti nasi merah. Kalau sudah kenyang, karbohidrat kompleks tersebut bisa dilewatkan (tidak harus dikonsumsi pada meal tersebut)


MAKE SURE YOU STUFF YOURSELF WITH VEGETABLES & PROTEIN FIRST. IF THERE'S STILL ROOM LEFT IN YOUR STOMACH, YOU CAN ADD IN A LITTLE COMPLEX CARBOHYDRATE LIKE BROWN RICE OR OATMEAL.


2. Pastikan penyajian yang sehat yang sesedikit mungkin melibatkan minyak goreng, santan, mentega, margarin, gula pasir, dan tepung terigu.


MAKE SURE YOU DON'T ADD COOKING OIL, MARGARINE, BUTTER, COCONUT MILK, FLOUR, OR SUGAR TO YOUR FOOD AND BEVERAGES.


3. Tentukan jam tidur dan jam bangun yang konsisten. Dengan tidur teratur, kita terhindar dari meal tambahan gara-gara bergadang. Kita juga jadi terhindar dari bangun pagi yang telat yang berpotensi menghalangi kita mengkonsumsi sarapan.


MAKE SURE YOU ESTABLISH A FIX SLEEPING AND WAKING TIME. BY DOING SO, YOU PREVENT YOURSELF FROM ADDING ANOTHER MEAL TO YOUR DAY. THOSE WHO SLEEP LATE AT NIGHT TEND TO SKIP BREAKFAST, A MAJOR NO-NO IN A SUCCESSFUL DIET/FAT-LOSS PROGRAM.


Jalankan...maka akan kita dapatkan hasilnya. Diamkan dan jadikan informasi ini sebagai pengetahuan tanpa aksi...maka kita waktu akan terus bergulir tanpa kita dapatkan manfaatnya.


LEAN SCIENCE Fat-Loss & Slimming Cent

Kamis, 04 November 2010

Prinsip Kerja CPU


Bagi Anda yang belum mengerti bagaimana sebuah komputer (CPU) bisa menyala dan bekerja, ada baiknya ikuti pembahasan berikut. Artikel ini berkaitan dengan prinsip kerja sebuah komputer (CPU) dan apa yang terjadi ketika Anda menekan tombol power. Berikut adalah peninjauan umum dan merupakan suatu hal yang sangat perlu dimengerti akan kerumitan-kerumitan yang biasa terjadi pada sebuah CPU.

Kelistrikan CPU
Ketika pertama kali menekan tombol power, komputer (CPU) mengirim sinyal ke pencatu daya atau power supply, yang memiliki prinsip kerja mengkonversi dari arus AC (alternating current) menjadi sebuah arus DC (direct current) lalu menyalurkannya ke komponen-komponen CPU sesuai dengan tegangan (volt) masing-masing komponen.
Disaat CPU beserta komponen-komponennya telah menerima tegangan dan daya, lalu power supply mengirimkan sinyal ke mainboard/motherboard dan prosessor bahwa tidak ada kegagalan catu daya. Selama itu juga prosessor akan membersihkan semua data yang tersisa pada register memory dan memberikan sinyal balik ke CPU sebuah kode hexadecimal F000. Kode ini merupakan perintah pertama yang memberitahukan ke CPU/prosessor bahwa komputer telah siap menerima instruksi melalui BIOS (Basic Input Output System).

BIOS dan POST
Pada tampilan awal sebuah komputer adalah tampilnya sebuah BIOS yang menunjukkan sebuah proses yang disebut POST (Power-On-Self-Test), ini merupakan rangkaian urutan untuk memastikan masing-masing komponen CPU dapat bekerja dengan baik dan berfungsi sebagaimana mestinya.
Jika CPU sukses dengan inisialisasi POST maka selanjutnya terlihat alokasi memory 64-bytes pada chip CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) yang tetap menyala selama baterai CMOS bekerja dengan normal ketika komputer dimatikan. Pada chip CMOS ini mengandung informasi-informasi mengenai petunjuk waktu system dan tanggal juga semua hardware yang terpasang pada komputer.
Setelah menampilkan informasi pada CMOS, POST akan memulai pemeriksaan dan mencocokkan setelan system dengan semua yang terpasang pada komputer. Selama tidak terjadi kesalahan, diteruskan dengan pemuatan driver-driver perangkat mainboard dan mengendalikan beberapa perangkat keras semacam hard drive/harddisk, keyboard, mouse, floppy drive. Driver-driver  pokok tadi yang menjadikan CPU untuk dapat berkomunikasi dengan semua perangkat keras yang terpasang dan dilanjutkan ke proses booting.
Selanjutnya POST memeriksa RTO (real-time clock) atau waktu sistem dan system bus untuk memastikan semua bekerja dengan normal pada komputer. Akhirnya ditampilkan sebuah gambar pada monitor setelah proses POST memuat memory pada vga card atau display adapter yang merupakan bagian dari keseluruhan proses BIOS.
Lalu BIOS melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah proses yang terjadi dengan melihat pada alamat memory 0000;0472, jika terlihat 1234h maka BIOS tahu bahwa itu adalah proses untuk reboot dan akan melewati proses POST untuk proses selanjutnya. Jika 1234h tidak terlihat oleh BIOS, maka diketahui bahwa itu adalah proses untuk melakukan booting dan dilanjutkan ke proses POST selanjutnya.
Selanjutnya melakukan pengujian-pengujian pada memory komputer atau RAM yang terpasang pada kokmputer dengan cara melakukan penulisan pada tiap-tiap chip RAM tersebut. Pada beberapa komputer dapat Anda ketahui proses ini ketika komputer melakukan penghitungan seberapa banyak RAM yang terpasang sebelum melakukan booting. Akhirnya POST mengirim sinyal pada setiap floppy, optical, dan hard drive yang terpasang pada komputer untuk melakukan  pengecekan masing-masing drive tersebut. Jika semua drive tadi tidak ada kesalahan, maka semua proses POST telah sukses dan memberi intruksi pada komputer untuk melanjutkan ke proses pemuatan sistem operasi.

Booting Sistem Operasi
Proses POST telah sukses dilewati, komputer melanjutkan dengan memulai proses boot. Proses ini yang disebut dengan pemuatan sistem operasi dan semua file-file yang berkaitan dengannya. Dalam hal ini kebanyakan komputer yang beredar menggunakan system operasi Microsoft Windows, maka sebagai contoh proses boot yang memuat system operasi Microsoft Windows, tampil logo Microsoft pada monitor, inilah yang disebut dengan booting.
BIOS merupakan pengendali utama dalam proses bootstrap loader, yang tersimpan dalam boot sector dari hard disk. Jika urutan boot pada seting CMOS tidak menunjuk pada hard drive terlebih dulu, maka akan dicari boot sector pad floopy yang ada pada floopy disk drive dan atau optical disc sebelum melakukan booting.
Sebagai contoh sistem operasi Microsoft Windows XP, NT Loader (NTLDR) dapat ditemukan pada boot sector dan memberitahukan pada komputer dimana dapat menemukannya pada harddisk. Lalu, Windows memuat file ntdetect.com yang menampilkan pemulaian logo Windows XP dan memuat register Windows. Setelah memuat register, selanjutnya dimulai proses pemuatan lusinan program-program level rendah yang melengkapi system operasi ke dalam memory. Beberapa program yang berhasil terinisial adalah yang menjadikan Windows untuk bisa berkomunikasi dengan perangkat-perangkat keras yang terpasang pada komputer dan program lainnya yang sedang beroperasi.
Setelah pemuatan registry, dimulai pengenalan perangkat-perangkat yang Plug and Play seperti perangkat PCI dan ISA. Setelah pemuatan perangkat-perangkat tersebut dilanjutkan hard disk drive, partisi-partisi dan disk drives lain dan melakukan instalasi driver-driver untuk perangkat-perangkat tersebut.
Dan setelah selesai dengan semua proses di atas langkah selanjutnya adalah memulai Windows dan komputer sudah bisa dioperasikan dengan benar.                                                                                                                                                                                                                                             
Sumber :  Tabloid KOMPUTEK minggu ke-3 Oktober 2010 edisi 695